www.sasmedica.com - medical equipment online store-


Products
ALAT ELECTROLYTE ANALYZER
AUTOCLAVE
BIDAN KIT
ELISA READER DAN WASHER
ESR METER
I-CHROMA READER
LARUTAN SASMEDICA
MICROPIPETTE
NEBULIZER
ROLLER MIXER
SALMONELA TES
TENSIMETER
VACUTAINER

Customer Service

SMS / Hotline
081234564349
081331316790
085812314939
Keranjang Belanja
Keranjang belanja Anda masih kosong. Selamat berbelanja.

Rekening Pembayaran
Testimonial

Adi
Terimakasih Barang Sudah Saya Terima,



By Admin  Article Published 23 November 2018
 
7 Penyakit yang Berbahaya
 
Mungkin kita tidak menyadari berbahaya bila kita terkena penyakit-penyakit yang dapat membahayakan tubuh kita. Dan mungkin juga sebagian besar dari kita menganggap penyakit ringan adalah hal yang kecil dan bisa diselesaikan dengan cepat , tapi itu adalah kesalahan yang besar jika kita membiarkan penyakit  yang ringan. Misalnya kita membiarkan penyakit batuk dan tidak memngobatinya maka akan menjadi hal yang besar atau penyakit  yang berat untuk kita. Kita juga biasanya juga tidak langusung mengobatinya dengan cepat , tapi kita tidak tau betapa berbahayanya jika di biarkan dengan jangka yang lama. Apalagi di era sekarang banyak orang yang curang dalam menjual makanan dengan memberikan pewarna tekstil untuk makanan , dan memberikan borak atau formalin agar makanan tetap awet untuk di jual di kemudian hari. ini adalah sedikit info untuk memberi tahukan kepada kita untuk berhati hati.
 
Berikut adalah beberapa contoh penyakit yang berbahaya untuk kita :
 
1.HIV
HIV (Human Immunodeficiency Virus) adalah suatu virus yang dapat menyebabkan penyakit AIDS (Acquired Immune Deficiency Syndrome) atau gejala dan infeksi yang timbul karena rusaknya sistem kekebalan tubuh manusia akibat infeksi virus HIV sehingga tubuh melemah dalam melawan infeksi. Dengan kata lain , kehadiran virus ini dalam tubuh akan menyebabkan defisiensi (kekurangan) sistem imun. HIV bertujuan untuk mematikan atau membunuh sel-sel yang penting untuk manusia yaitu Sel T pembantu (Sub-grup Limfosit (tipe Sel Darah Putih atau Leukosit)) , Makrofaga (Monosit) , Sel dendritik (Monosit yang terdiferensiasi oleh stimulasi GM-CSF dan IL-4 ). HIV juga dibedakan menjadi 2 yaitu HIV-1 dan HIV-2 ,  HIV-1 merupakan hasil evolusi dari Simian Immunodeficiency Virus (SIVcpz) yang ditemukan dalam subspesies Simpanse. Sedangkan , HIV-2 merupakan spesies virus hasil evolusi dari Strain SIV yang berbeda (SIVsmm) , ditemukan pada Sooty Mangabey atau juga Monyet dunia lama yang terdapat di Guinea Bissau , Gabon , dan Pantai Gading. Tetapi sebagian besar infeksi HIV di dunia disebabkan oleh HIV-1 karena spesies virus ini lebih virulen dan lebih mudah menular dibandingkan HIV-2. Jika beberapa virus HIV dengan subtipe yang berbeda menginfeksi satu individu yang sama , maka akan terjadi bentuk rekombinan sirkulasi (Circulating Recombinant Forms - CRF). Rekombinan yang pertama kali ditemukan adalah rekombinan AG dari Afrika tengah dan barat , kemudian rekombinan AGI dari Yunani dan Siprus , kemudian rekombinan AB dari Rusia dan AE dari Asia Tenggara.
 
2.Kanker Hati
Kanker Hati adalah kanker yang muncul dari hati , dan bukan akibat keganasan dari organ lain yang menyebar ke hati atau metastasis ke hati. Kondisi ini terjadi ketika sel-sel didalam hati bermutasi dan membentuk tumor. Kanker Hati terbagi menjadi 2 jenis Yaitu ' dan Kanker Hati Sekunder. Kanker Hati Primer adalah kanker yang tumbuh atau berasal dari organ hati. Kanker Hati Primer memiliki beberapa jenis lagi yaitu Hepatocellular Carcinoma , Hepatoblastoma , Angiosarcoma , dan Cholangiocarcinoma. Hepatocellular Carcinoma umumnya terjadi akibat komplikasi penyakit hati , seperti sirosis atau penyait radang hati (Hepatitis). Hepatoblastoma adalah Kanker Hati yang menyerang anak-anak. Angiosarcoma , kanker ini biasanya menyerang sel-sel yang ada didalam pembuluh darah yang ada di hati. Dan yang terakhir Cholangiocarcinoma , yang berada pada saluran empedu dan berkembang di situ. Kanker Hati Sekunder adalah kanker yang tumbuh di organ lain , kemudian menyebar ke hati (metastasis). Kanker Hati juga memiliki tingkatan-tingkatan untuk berkembang , Kanker Hati memiliki 4 tingkatan atau juga tingkatan itu kita sebut Stadium. Stadium A akan muncul satu tumor yang berukuran dari 5cm atau terdapat 2-3 tumor dengan ukuran 3cm , dan fungsi hati masih terbilang normal atau sangat minimal bila terganggu. Stadium B terdapat tumor besar di hati , tetapi fungsi hati belum terganggu. Stadium C Kanker akan menyebar ke pembuluh darah , kelenjar getah bening , atau organ tubuh yang lain, pada tingkatan atau stadium ini makan penderita akan mulai memburuk , tapi fungsi hati tetap berfungsi.
Stadium D Kanker akan disertai dengan kondisi penderita yang memburuk dan terdapat ganggung fungsi di organ hati.
 
 
3.Leukimia
Leukimia atau yang biasanya kita sebut kanker darah dan jika dalam istilah medisnya adalah Neoplasma , kanker ini terjadi pada darah atau sumsum tulang yang ditandai dengan perbanyakan secara tak normal atau transformasi maligna dari sel-sel pembentuk darah di sumsum tulang dan jaringan limfoid , umumnya terjadi pada leukosit. Sel Leukimia memengaruhi Hematopoiesis atau proses pembentukan sel darah normal dan imnitas tubuh penderita. Sel darah putih yang tampak banyak merupakan sel yang muda , misalnya Promielosit. Jika jumlah semakin banyak akan dapat mengganggu fungsi normal dari sel lainnya. Leukimia dibedakan menjadi 2 yaitu Leukimia akut dan Leukimia kronis.
Leukimia aku akan di tandai dengan suatu perjalanan penyakit yang sangat cepat , mematikan , dan memburuk , jika tidak segera di obati , maka penderita akan meninggal dalam hitungan minggu hingga hari. Sedangkan Leukima kronis cenderung memiliki perjalanan penyakit yang tidak begitu cepat sehingga penderita masih memiliki harapan hidup yang lama , hingga 1 tahun dan bahkan ada yang 5 tahun. Leukimia akut dan Leukimia kronis merupakan bentuk keganasan atau maglina  yang muncul dari perbanyakan klonal sel-sel pembentuk sel darah yang tidak terkontrol. Mekanisme kontrol selular normal mungkin tidak bekerja di akibatkan adanya perubahan pada kode genetik yang seharusnya bertanggung jawab atas pengaturan pertumbuhan sel dan diferensiasi. Sel-sel Leukimia memiliki waktu daur ulang yang lambat di bandingkan sel normal.
 
4.Antraks
Antraks adalah penyakit menular akut dan sangat mematikan yang disebabkan oleh bakteri Bacillus Anthracis dalam bentuk yang paling ganas. Jika seseorang terkena penyakit ini maka kulit sang penderita akan berubah menjadi hitam seperti batubara. antaraks paling sering menyerang hewan herbivora liar dan yang telah dijinakkan. Penyakit Antraks ini bersifat Zoonis yang berarti menularkan melalui hewan ke manusia , namun tidak dapat ditularkan antara sesama manusia. Bakteri Bacillus Anthracis terdiri dari kapsul dan toksin , Kapsul dari Bacillus Anthracis terdiri dari Poly
D-Glumatic Acid yang tidak berbahaya (Non Toksin) bagi dirinya sendiri. Kapsul ini terbuat dari Plasmid pX02 dan untuk melindungi sel dari Fagositosis. Sedangkan Toksin Terbuat dari Plasmid pX01 yang memiliki AB model ( Activating dan Binding ). Toksin juga memiliki 3 jenis yaitu Protective Antigen (PA) yang berasal dari Poly D-Glumatic Acid , Edema Factor (EF) , dan Lethal Factor (LF). Bila spora Antraks masuk ke dalam tubuh dan keudian sudah tersebar didalam peredaran darah akan tercipta suatu mekanisme pertahanan dari sel darah putih , namun sifatnya hanya sementara. Racun toksin yang dihasilkan oleh sel vegetatif tersebut akan mengakibatkan pendarahan internal sehingga menakibatkan kerusakan pada beberapa jaringan bahkan organ utama.
 
5.Tuberculosis
Tuberculosis atau yang biasanya disingkat TBC merupakan penyakit menular yang umum , dan dalam banyak kasus bersifat mematikan. Tuberculosis biasanya menyerang paru-paru , namun juga bisa berdampak pada bagian tubuh lain. Tuberculosis sendiri disebabkan oleh mikobakteria , umumnya Mycobacterium Tuberculosis (MTbc). Tuberculosis menyebar melalui udara ketika seseorang yang menderita TBC aktif batuk , atau juga menyebarkan tetesan ludah penderita ke udara. Gejala awal dari infeksi TBC aktif yaitu batuk yang tak kunjung sembuh atau juga batuk kronis yang akhirnya menimbulkan bercak darah Sputum atau dahak saat sang penderita batuk , demam , berkeringat dimalam hari , dan berat badan penderita turun. Diagnosis TBC aktif bergantung pada  hasil Radiologi (yang biasanya melalui sinar-X dada) serta pemeriksaan mikroskopis dan pembuatan kultur mikrobiologis cairan tubuh. Pengobatannnya sulit unutk dilakukan dan memerlukan bermacam-macam antibiotik untuk di berikan dalam jangka waktu yang lama. Untuk mencegah TBC semua orang harus menjalani tes penapisan penyakit tersebut dan mendapatkan vaksinasi Basil Calmette–Guérin

6.Serangan Jantung
Serangan jantung juga memiliki istilah medis yaitu Myocardial Infraction adalah terhentinya aliran darah , meskipun hanya sesaat yang menuju ke jantung yang  mengakibatkan sebagian sel jantung menjadi mati dan itu di akibatkan dari tersumbatnya aliran darah yang menuju ke jantung. Tersumbatnya aliran darah menuju darah yaitu akibat adanya plak yang terbentuk di bagian arteri , hal ini disebut Atherosclerosis. Plak-plak tersebut itu terbentuk dari kolesterol dan sel-sel lainya , jumlahnya akan meningkan secara perlahan-lahan dan membuat bagian pembuluh darah menyempit. Tersumbatnya arteri dapat menimbulkan penggumpalan , dan jika penggumpalan pecah dan tersendat di bagian pembuluh darah yang menyempit maka akan terjadi serangan jantung tersebut. Serangan jantung itu adalah ancaman yang sangat darurat bagi yang menderita penyakit ini. Beberapa menit pertama adalah waktu yang sangat penting untuk keberlangsungan kehidupan penderita. Gejala utama serangan jantung adalah sakit yang sangat pada dada , dan sakitnya juga bisa terjadi di bagian bahu , perut , dan rahang. Gaya hidup dan perilaku kita juga bisa mempengaruhi akan terjadinya serangan jantung , contoh hal yang dapat memicu serangan jantung makan makanan yang berkolesterol , jarang berolahraga , Merokok dan meminum minuman alkohol. 
 
7.Diabetes Melitus
Diabetes Melitus atau juga yang biasa di kenal masyarakat indonesia dengan istilah penyakit kencing manis adalah kelainan metabolik yang disebabkan oleh banyak faktor seperti insulinn atau ketidak mampuan tubuh untuk memanfaatkan Insulin (Insulin resistance) , dengan simtoma berupa hipergmia kronis dan gangguan metabolisme karbohidrat , lemak , dan protein. Diabetes Melitus biasanya disertai dengan kadar gula (Glukosa) darah yang tinggi atau di atas nilai normal. diakibatkan glukosa yang menumpuk dalam darah sel-sel tubuh tidak dapat diserap dengan baik maka akan menimbulkan berbagai gangguan organ tubuh. Diabetes Melitus memiliki 3 tipe yaitu Diabetes Melitus tipe 1 , Diabetes Melitus tipe 2 , Diabetes Melitus tipe 3. Diabetes Melitus tipe 1 atau juga (IDDM) adalah Diabetes anak-anak yang dimana terjadi karena berkurangnya Rasio Insulin dalam sirkulasi darah akibat hilangnya sel beta penghasil insulin pada Pankreas. Diabetes Melitus tipe 1 untuk saat ini tidak dapat di cegah dan tidak dapat disembuhkan,bahkan dengan melakukan diet dan berolahraga. Diabetes Melitus tipe 2 atau juga (NIDDM) Diabetes yang disebabkan oleh Rasio Insulin didalam sirkulasi darah , melainkan merupakan kelainan metabolisme yang disebabkan oleh mutasi banyak gen. Mutasi gen tersebut sering terjadi pada Kromosom 19 yang merupakan kromoson terpadat yang ditemukan di manusia. Diabetes Melitus tipe 3 atau juga disebut dengan Diabetes Melitus Gestasional adalah Diabetes Melitus yang terjadi saat masa kehamilan dan pulih setelah melahirkan , dengan keterlibatan Interleukin-6 dan Protein Reaktif C pada lintasan Petagenesis.
 
 
 


Related Article